“Aku mau ke I Te Be”, kata Nazriel, 5 thn.
“Nazriel mau skolah di ITB?” tanya bu guyu
“Iya”,jawabnya.
—Semoga mimpi mimpi indahmu tercapai, Nak. Semoga mimpi kami tentangmu pun terlaksana, setidaknya kau berada di jalan ilmu dan kebaikan—
Masih bercerita tentang Apay. Apay ini memang agak unik, tingkahnya lucu-lucu. Untuk ukuran anak yang baru 2,5 tahun, pengetahuannya cukup banyak. Dia sudah tahu bagaimana menari brick dance,dia bisa mengingat nama orang dan barang2 kepunyaan orang2 itu yg menurutnya menarik.
Suatu hari, bu guyu Dini yg hobinya bertanya ke anak2 : ‘mau nyanyi lagu apaaaa?’ kembali bertanya : “Mau nyanyi lagu apaaaaaa?”
Jawaban anak-anak, masih wajar. Ada yg bilang : pelangikuuuu.Ada yg jawab : Balonkuuu…si Apay,selalu menjawab : Diobok oboook…Dan setiap hari,dia selalu menjawab lagu itu.
Suatu hari, bu guyu Dini bertanya lagi : “Siapa mau nyanyiiiii???”
“Akuuu akuuu akuuuu” kata anak-anak.
“Mau nyanyi apaaaaa?”
Dan tiba-tiba si Apay sudah menyanyi sendiri : “Dimanaaa…dimana…dimaaaanaaa….”
—Anak anak,terlihat sekali lingkungan hidupnya dari lagu-lagu yg dia nyanyikan, kalimat2 yg dia gunakan, dan cara mereka berkomunikasi dg orang lain—
Pagi ini, seorang ibu guru yg tidak perlu disebut namanya sedang bermain dengan murid yg bernama Alfath(Apay,2,5 tahun).
Si ibu guru yg tidak boleh ditiru ini sedang membereskan tas-nya Apay.Apay yg bermain-main di dekatnya dirasa mengganggu.Maka muncullah kalimat yang niatnya bercanda namun sebenarnya tidak bijak ini.
Bu guru X : “Pay, sana ke Pak Agung minta kueh. Bilang, Pak Agung minta kueh!”
Dengan serta merta Apay mencari bapak gurunya itu, yg kebetulan berada di dekat situ. Lalu sambil menengadahkan tangan seperti meminta dia bilang : “minta kueh!” berkali2.
—Anak kecil itu pelajar terhebat,dia akan meniru segala sesuatu yg dilihat,didengar,dan dirasa—